Sabtu, 30 Agustus 2014

OUTLINE BIOLOGI

BAB III

METODE ILMIAH

Langkah-langkah sistematis dari metode ilmiah sebagai berikut :
1. Masalah
2. Observasi
3. Hipotesis
4. Eksperimen
5. Kesimpulan

Biar gampang di hafal := MOHEK

BAB IV

KEANEKARAGAMAN HAYATI

Keanekaragaman hayati ini pada dasarnya terdiri atas tiga hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain,yaitu :

A. Keanekaragaman Gen
     Genetika adalah cabang biologi yang mempelajari bagaimana sifat-sifat organisme diwariskan dari induk kepada keturunannya. Sedangkan yang mengendalikan ciri suatu organisme yang bersifat menurun disebut gen. Gen pada setiap individu susunanya berbeda tergantung pada masing-masing induknya.susunan perangkat gen inilah uang menentukan ciri atau sifat suatu individu. Adanya keanekaragaman susunan perangkat gen menimbulkan kenakaragaman individu dalam satu species.
     Keanekaragaman tingkat gen terdapat dalam populasi. Populasi merupakan kumpulan individu-individu satu species. Dapat menimbulkan varietas-varietas yang dapat terjadi secara alami atau buatan. Keanekaragaman yang terjadi secara alami merupakan akibat pengaruh adaptasi terhadap lingkungan,sedangkan keanekaragaman yang terjadi secara buatan disebabkan oleh peristiwa hibridisasi, mutasi atau rekayasa genetik.

B. Keanekaragaman Jenis/Species
     Setiap mahluk hidup mempunyai persamaan dan perbedaan ciri-ciri anatomi, morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Keanekaragaman ciri-ciri yang mereka miliki tersebut merupakan keseluruhan penampakan tiap jenis yang didasari oleh faktor genetik dan interaksinya dengan lingkungan tempat tinggalnya.

C. Keanekaragaman Ekosistem
     Komponen penyusun terdiri atas beraneka ragam faktor biotik dan abiotik. Susunan faktor biotik dan abiotik antarekosistem berbeda-beda.

Contoh : - bioma hutan hujan tropis 
              - bioma hutan bakau
              - bioma padang rumput
              - bioma gurun
              - dan lain-lain
D. Pelestarian Keanekaragaman Hayati
     Walaupun sumber daya alam hayati dapat diperbarui, tetapi apabila dalam pemanfaatanya tidak bijaksana dan melampaui daya dukung seumber daya alam hayati tersebut akan musnah.
     Usaha yang dilakukan untuk pelestarian sumber daya alam hayati melalui :
Pelestarian secara  in situ dan ex situ 
1. Pelestarian in situ artinya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilakukan di habitat aslinya
    Contoh : hutan lindung, taman nasional. perlindungan bunga rafflesia di hutan bengkulu,perlindungan  komodo di pulau komodo, dan perlindungan orang utan di kalimantan dan matra.
2. Pelestarian ex situ, artinya pelestarian keanekaragaman hayati dengan cara dikeluarkan dari habitatnya dan
    dipelihara di tempat lain.
    Contoh : kebun koleksi anggrek, kebun binatang , dan lain sebagainya.

Source : My Book
    

0 komentar:

Posting Komentar